Artikel Momen Seru Indonesia U-20 vs Uzbekistan U-20 di Piala Asia 2025 pertama kali tampil pada BILIK BOLA.
]]>Panitia menyelenggarakan laga di Shenzhen Youth Football Training Base Centre Stadium, yang menyuguhkan berbagai momen menarik dan sayang untuk dilewatkan.
Meski sempat menyamakan skor menjadi 1-1, Indonesia U-20 akhirnya takluk dengan skor 1-3.
Kekalahan ini membuat skuad Merah Putih harus angkat koper lebih awal dari turnamen.
1. Stepover Keren Ama Ola
Di menit ke-9, Ama Ola menunjukkan skill individu dengan melakukan stepover untuk mengecoh pemain bertahan Uzbekistan. Meski umpan datarnya berhasil dikirim ke tiang dekat, kiper lawan masih bisa mengantisipasi bola.
2. Tembakan Pertama Toni Firmansyah
Pada menit ke-12, Toni Firmansyah mencetak momen penting dalam pertandingan dengan melepas tembakan jarak jauh setelah melihat ruang terbuka di depan kotak penalti.
Kiper Uzbekistan berhasil mengamankan bola dengan relatif mudah, namun aksi Toni Firmansyah ini menunjukkan kepercayaan diri dan inisiatif yang patut diapresiasi.
Timnas Indonesia membutuhkan waktu hingga 39 menit untuk menciptakan peluang tembakan pertama di laga sebelumnya, namun kali ini mereka menunjukkan peningkatan yang signifikan.
momen ini menjadi bukti peningkatan signifikan dalam performa tim. Toni Firmansyah, yang mengambil inisiatif untuk mencetak gol dari jarak jauh,
Selain itu, Toni Firmansyah memberikan sinyal positif bahwa Garuda Muda mulai bermain lebih agresif dan percaya diri di lini tengah.
Meski belum berbuah gol, upaya ini memberikan energi positif bagi tim untuk terus menekan pertahanan lawan.
Uzbekistan berhasil memimpin di menit ke-21 melalui sundulan Mukhammadali Urinboev.
Pemain Uzbekistan menciptakan gol ini melalui umpan silang dari sayap kiri, sementara bek Indonesia gagal mengantisipasinya.
4. Gol Balasan Jens Raven
Tak lama setelah kebobolan, Indonesia membalas di menit ke-22. Jens Raven mencetak gol apik setelah menerima umpan terobosan cerdik dari Ama Ola. Tembakan datarnya berhasil menembus pertahanan lawan.
5. Aksi Sportif Daler Tukhsanov
Di menit ke-55, Daler Tukhsanov menunjukkan sikap sportif dengan membantu Alfharezzi Buffon yang mengalami cedera. Meski begitu, aksinya sedikit kontroversial karena ia juga menendang-nendang paha Buffon.
6. Peluang Emas Aulia Rahman
Di menit ke-89, Aulia Rahman mendapat kesempatan emas untuk memperkecil ketertinggalan.
Sayangnya, Aulia Rahman menendang bola dengan kaki kirinya terlalu lemah, sehingga kiper Uzbekistan dengan mudah mengamankannya.
Pertandingan ini menjadi pembelajaran berharga bagi Timnas Indonesia U-20.
Meski tersingkir, Timnas Indonesia U-20 menunjukkan peningkatan permainan yang patut diapresiasi.
Artikel Momen Seru Indonesia U-20 vs Uzbekistan U-20 di Piala Asia 2025 pertama kali tampil pada BILIK BOLA.
]]>Artikel Hasil Undian Piala Asia U-17 IND VS KORSEL pertama kali tampil pada BILIK BOLA.
]]>Tim nasional Indonesia U-17 akan bergabung dalam satu grup dengan tim kuat Korea Selatan, yang tentunya akan menjadi tantangan besar bagi para pemain muda Indonesia.
Hasil Undian Piala Asia U-17 2025 akan menjadi momen yang sangat penting bagi Indonesia.
Setelah melewatkan kesempatan untuk berpartisipasi pada edisi 2023 lalu,
Meskipun tantangan besar di depan, Indonesia kini memiliki tekad yang sangat kuat dan semangat yang membara untuk dapat meraih prestasi yang membanggakan di edisi 2025 mendatang.
Kami mempersiapkan diri dengan matang agar mampu bersaing dengan negara-negara lainnya, sesuai dengan harapan besar ini.
Edisi 2025 merupakan kali ketujuh bagi Indonesia untuk tampil di Piala Asia U-17.
Sejauh ini, capaian terbaik Garuda Muda pada ajang Piala Asia U-17 adalah meraih peringkat ke-4 pada edisi 1990 lalu.
Pada edisi 2025 ini, Indonesia, dengan demikian, bersiap dengan baik.
Nova Arianto memimpin latihan dan uji coba Indonesia. Sementara itu, tim terus meningkatkan persiapan mereka.
Simak ulasannya di bawah ini, ya Bilikers.
Indonesia memiliki ambisi besar untuk meraih prestasi gemilang di Piala Asia U-17 2025, meskipun tantangan yang dihadapi sangat berat.
Karena, Indonesia masuk ke grup yang menantang setelah pengundian dilakukan pada Kamis (23 Januari 2025).
Indonesia berada di Grup C.
Putu Panji bersama rekan-rekannya akan bertanding melawan tim dari Korea Selatan.
Ini adalah pertandingan yang menarik karena Nova Arianto merupakan salah satu ‘murid’ dari Shin Tae-yong, yang berasal dari Korea Selatan.
Pertemuan ini menghadirkan tantangan tersendiri bagi kedua pihak.
Selain Korea Selatan, Indonesia juga akan berhadapan dengan Afganistan dan Yaman. Dua lawan yang tidak bisa dianggap remeh, terutama Yaman yang pernah menjadi runner-up pada edisi 2002 silam.
Hasil Drawing Piala Asia U-17 2025
Berikut adalah hasil undian fase grup Piala Asia U-17 2025:
Grup A
Arab Saudi
Uzbekistan
Thailand
China
Grup B
Jepang
Australia
Vietnam
Uni Emirat Arab
Grup C
Korea Selatan
Yaman
Afganistan
Indonesia
Grup D
Iran
Tajikistan
Oman
Korea Utara
Artikel Hasil Undian Piala Asia U-17 IND VS KORSEL pertama kali tampil pada BILIK BOLA.
]]>Artikel 3 Pemain Timnas Indonesia yang Cocok dengan Kluivert pertama kali tampil pada BILIK BOLA.
]]>Pelatih baru Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, membawa filosofi permainan menyerang yang penuh atraksi, mengutamakan penguasaan bola, fleksibilitas taktik di lapangan, dan memanfaatkan potensi 3 pemain timnas secara maksimal.
Dalam sebuah konferensi pers pada 12 Januari 2025, Kluivert menjelaskan bahwa sistem permainan ini, yang mengandalkan formasi 4-3-3.
Formasi 4-3-3 merupakan gaya yang telah ia terapkan sebelumnya sebagai asisten pelatih Louis van Gaal di Piala Dunia 2014.
Kluivert menekankan bahwa kunci sukses dalam permainan adalah penguasaan bola, meskipun ia terbuka untuk menyesuaikan strategi sesuai dengan kenyamanan pemain dan situasi di lapangan.
Meskipun pertahanan solid sangat penting, ia juga ingin pemain Timnas Indonesia berani menguasai bola dengan percaya diri.
Hal ini sejalan dengan tujuannya untuk membangun tim yang fleksibel dan mampu beradaptasi dalam berbagai kondisi permainan.
Dengan pendekatan menyerang ini, Kluivert bertujuan untuk membawa Timnas Indonesia tampil kompetitif di kualifikasi Piala Dunia 2026
Tim akan memulai pertandingan melawan Australia pada 20 Maret 2025 dan melawan Bahrain pada 25 Maret 2025.

Timnas Indonesia menganggap Marselino Ferdinan sebagai salah satu talenta terbaik yang mereka miliki.
Kluivert sangat terkesan dengan teknik tinggi yang dimiliki Marselino, yang menunjukkan gaya bermain “pass & move” daripada mengandalkan dribbling.
Marselino, yang saat ini bermain untuk Oxford United, cocok dengan filosofi permainan Kluivert, yang mengedepankan penguasaan bola dan taktik fleksibel dalam formasi 4-3-3.
Menurut Kluivert, Marselino memiliki visi bermain yang sejalan dengan keinginannya untuk membangun permainan menyerang dengan teknik dan kreativitas.
Gaya bermain Marselino yang lebih mengutamakan penguasaan bola, bersama dengan kemampuannya menciptakan peluang, akan memberikan kontribusi besar dalam strategi Kluivert untuk Timnas Indonesia.

Calvin Verdonk, yang biasa berperan sebagai bek kiri atau wingback, juga merupakan pemain yang sangat cocok dengan gaya permainan menyerang Kluivert.
Verdonk memiliki kemampuan ofensif yang baik, terutama dalam skema permainan yang mengutamakan penguasaan bola dan serangan dari sayap.
Dalam beberapa pertandingan sebelumnya, Verdonk menunjukkan performa impresif, terutama ketika bermain sebagai gelandang kiri dalam formasi 3-5-2
Dengan kemampuan bertahan yang solid dan serangan yang agresif, Verdonk memiliki kualitas untuk beradaptasi dengan pendekatan permainan Kluivert.
Ia mendukung filosofi Kluivert yang mengedepankan permainan agresif dan kompak, karena ia yakin filosofi tersebut akan membantu Timnas Indonesia tampil lebih kuat saat menghadapi lawan-lawan tangguh.

Thom Haye, yang dijuluki “The Professor” karena kemampuannya mengatur tempo permainan, menunjukkan bahwa ia sangat cocok dengan gaya permainan Kluivert.
Sebagai gelandang bertahan, Haye memiliki keahlian dalam memberikan variasi serangan melalui umpan pendek dan crossing yang efektif.
Hal ini sangat mendukung filosofi Kluivert untuk mengutamakan penguasaan bola sambil tetap memiliki serangan terstruktur.
Haye juga tidak hanya fokus pada pertahanan, tetapi juga aktif menciptakan peluang serangan.
Kemampuannya untuk bertahan dan menyerang secara seimbang menjadikannya pemain yang sangat berharga bagi Timnas Indonesia dalam penerapan filosofi permainan Kluivert.
Dengan pengalaman internasionalnya di Eropa, Haye diharapkan dapat meningkatkan kualitas permainan Timnas Indonesia dalam pertandingan-pertandingan mendatang.
Artikel 3 Pemain Timnas Indonesia yang Cocok dengan Kluivert pertama kali tampil pada BILIK BOLA.
]]>Artikel Shin Tae Yong Buka Suara Setelah Dipecat PSSI pertama kali tampil pada BILIK BOLA.
]]>Pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae yong, akhirnya memberikan pernyataan setelah keputusan besar diambil oleh PSSI untuk memecatnya.
Semua orang mengetahui bahwa Shin Tae-yong telah memimpin Timnas Indonesia sejak tahun 2019.
Selama masa kepelatihannya, tim Garuda menunjukkan perkembangan pesat, terutama dalam peringkat FIFA.
Pada awal pekan lalu, PSSI mengumumkan bahwa mereka memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Shin Tae-yong.
PSSI mengambil keputusan ini setelah dinamika dalam tubuh Timnas Indonesia memengaruhinya.
Meski PSSI telah mengumumkan hal ini beberapa waktu lalu, Shin Tae-yong baru mengeluarkan pernyataan resmi mengenai pemecatannya.
Pelatih asal Korea Selatan tersebut mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan yang telah ia terima selama ini.
Ucapan Terima Kasih kepada PSSI dan Erick Thohir
Melalui akun Instagramnya, Shin menyampaikan pernyataan resmi.
Dalam pesan tersebut, ia pertama-tama mengucapkan terima kasih kepada PSSI dan Erick Thohir yang telah memberikan dukungan luar biasa kepada timnas Indonesia.
Salam hormat dan hangat, saya Shin.
Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Erick Thohir yang telah memberikan dukungan luar biasa kepada tim nasional Indonesia.
Tanpa kehadiran Pak Presiden (PSSI), kami tidak bisa mencapai apa yang kami raih sekarang,” tulis Shin
Selain itu, ia juga berterima kasih kepada PSSI yang terus-menerus mendukungnya.
“Terima kasih atas bantuan dan juga dukungan yang tanpa henti kepada saya,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Shin juga memberikan doa terbaik untuk Timnas Indonesia. Ia berharap agar tim Garuda dapat lolos ke Piala Dunia 2026.
“Saya juga ingin berterima kasih kepada para pelatih. Kami menghadapi banyak situasi sulit, namun saya rasa kami mampu bekerja sama dengan baik bersama para pemain demi meraih hasil yang bagus,” ujar Shin .
“Saya juga berterima kasih kepada para pemain Tim Nasional Indonesia. Kalian harus lolos ke Piala Dunia 2026, dan saya berharap bisa melihat kalian di panggung Piala Dunia,” tambahnya.
Tak lupa, ia juga mengungkapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang selalu memberikan dukungan.
“Saya akan selalu mengingat sambutan hangat dan juga dukungan yang kalian berikan kepada saya,” tutup Shin .
PSSI Sudah Menetapkan Pengganti
Tak butuh waktu lama bagi PSSI untuk mencari pengganti Shin Tae-yong.
PSSI baru-baru ini menunjuk Patrick Kluivert, legenda Timnas Belanda dan Barcelona, sebagai pelatih baru Timnas Indonesia
Artikel Shin Tae Yong Buka Suara Setelah Dipecat PSSI pertama kali tampil pada BILIK BOLA.
]]>Artikel Timnas Indonesia Siap Hadapi 8 Lawannya di Tahun 2025 pertama kali tampil pada BILIK BOLA.
]]>BILIKBOLA Jika Timnas Indonesia berhasil finis di dua besar klasemen akhir Grup C, mereka akan lolos ke Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia akan menghadapi delapan negara pada tahun 2025, dengan empat laga resmi yang harus dijalani. Pertandingan ini merupakan bagian dari babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Namun, jika mereka berada di posisi tiga atau empat, Timnas Indonesia akan melanjutkan perjuangan di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Panitia mengundang enam negara peringkat tiga dan empat dari Grup A, B, dan C untuk mengikuti babak ini.
Panitia akan membagi enam negara ini menjadi dua grup yang masing-masing terdiri dari tiga tim.
Tim yang menempati posisi teratas di Grup A dan B akan otomatis lolos ke Piala Dunia 2026.
Jika Timnas Indonesia melaju ke babak keempat, mereka tidak akan menghadapi tim dari Grup C. Sebaliknya, mereka akan menantang dua tim dari peringkat tiga dan empat Grup A dan B.
Dengan tantangan yang ada, Timnas Indonesia harus berjuang keras untuk meraih hasil terbaik di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Baca berita seputar game di WEB9ACADEMY
Artikel Timnas Indonesia Siap Hadapi 8 Lawannya di Tahun 2025 pertama kali tampil pada BILIK BOLA.
]]>Artikel Kapten Timnas Jay Idzes: Tetap Semangat 2025 pertama kali tampil pada BILIK BOLA.
]]>BILIKBOLA Tahun 2024 menjadi tahun yang sangat berkesan bagi Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes. Debutnya bersama Tim Garuda dan promosi Venezia ke Serie A menjadi catatan penting dalam karirnya. Kini, Jay siap menghadapi 2025 dengan semangat baru.
Prestasi di 2024
Jay Idzes menjadi pemain Indonesia pertama yang merasakan atmosfer sepak bola tingkat tinggi di Italia. Ia membuktikan diri sebagai pemain berkelas dengan performa apik saat bertandang ke markas Napoli. Meskipun Venezia kalah 0-1, penampilan Jay Idzes patut diapresiasi. Debutnya bersama Tim Garuda juga menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Indonesia.
“Debut saya bersama Tim Garuda merupakan kehormatan besar bagi saya,” kata Jay. “Oleh karena itu, saya berharap bisa memberikan kontribusi maksimal bagi tim.”
Dukungan Suporter
Jay mengucapkan terima kasih kepada suporter melalui Instagram, “Terima kasih atas dukungan kalian! Kami merasakan semangat kalian di setiap pertandingan.” Oleh karena itu, dukungan suporter menjadi sumber motivasi bagi Jay untuk terus berjuang.
Tantangan Baru
Venezia masih berada di zona degradasi dengan 13 poin. Namun, Jay Idzes tetap optimis menyambut 2025. “Kami akan terus bekerja keras, percaya diri, dan tidak menyerah. Sampai jumpa di 2025!” Semangatnya menjadi contoh bagi pemain muda Indonesia.
Jay Idzes menatap 2025 dengan rasa percaya diri tinggi. Oleh karena itu, ia berharap Venezia bisa keluar dari zona degradasi dan meraih prestasi lebih baik. Selain itu, dengan semangat baru dan dukungan suporter, Jay yakin bisa mencapai target tersebut.
“Kami memiliki tim yang solid dan pelatih yang berpengalaman,” kata Jay. “Sebagai konsekuensinya, kami siap menghadapi tantangan baru dan mencapai kesuksesan.”
Peran Jay Idzes dalam Timnas Indonesia
Jay Idzes menjadi inspirasi bagi pemain muda Indonesia karena ia membuktikan bahwa pemain Indonesia bisa bersaing di level tertinggi. Di samping itu, kehadirannya dalam Timnas Indonesia menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas tim.
Kesimpulan
Dengan demikian, Jay Idzes membuktikan diri sebagai pemain dan kapten yang inspiratif. Akibatnya, semangatnya menyambut 2025 menjadi contoh bagi pemain muda Indonesia. Apakah Venezia bisa meraih kesuksesan di 2025? Hanya waktu yang akan menjawab.
Baca berita seputar game di WEB9ACADEMY
Artikel Kapten Timnas Jay Idzes: Tetap Semangat 2025 pertama kali tampil pada BILIK BOLA.
]]>Artikel Timnas Gagal Temani Vietnam ke SemiFinal pertama kali tampil pada BILIK BOLA.
]]>BILIKBOLA– Menelan kepahitan Timnas gagal menuju ke pertandingan semifinal piala AFF 2024 setelah berhadapan dengan Filipina.
Timnas Indonesia harus menerima kenyataan pahit setelah kalah 0-1 dari Filipina dalam pertandingan terakhir Grup B Piala AFF 2024 yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, pada Sabtu malam (21/12).
Meskipun demikian, mereka tetap berusaha memberikan penampilan terbaik.
Dalam laga ini, Indonesia menurunkan skuad terbaiknya, dengan Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan tampil sebagai starter untuk pertama kalinya.
Dengan semangat tinggi, mereka berharap bisa meraih kemenangan.
Meskipun Indonesia mendominasi permainan, penyelesaian akhir yang kurang memuaskan membuat mereka kesulitan untuk mencetak gol ke gawang Filipina.
Akibatnya, peluang-peluang yang ada tidak dapat dimanfaatkan dengan baik.
Di akhir babak pertama, Indonesia harus kehilangan satu pemain, Muhammad Ferarri, yang menerima kartu merah setelah dianggap melakukan pelanggaran keras.
Kehilangan Ferarri menjadi pukulan berat bagi Tim Garuda; oleh karena itu, mereka harus beradaptasi dengan cepat untuk menghadapi tantangan selanjutnya
Pada menit ke-63, Filipina berhasil mencetak gol melalui penalti yang dieksekusi oleh Bjorn Kristensen, setelah Dony Tri Pamungkas melakukan handball.
Setelah gol tersebut, Filipina semakin percaya diri dalam menyerang.
Setelah gol tersebut, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, melakukan beberapa perubahan dengan memasukkan Victor Dethan dan Arkhan Kaka, namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil.
Meskipun melakukan perubahan, Timnas Indonesia tetap kesulitan untuk mencetak gol.
Dengan kekalahan ini, Indonesia harus merelakan posisi kedua Grup B kepada Filipina, yang berhak melaju ke semifinal bersama Vietnam, yang menjadi juara grup setelah mengalahkan Myanmar dengan skor 5-0.
Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi tim untuk pertandingan mendatang.
Susunan Pemain:
Indonesia (3-4-3):
Cahya Supriadi; Muhammad Ferarri, Kadek Arel, Dony Tri Pamungkas; Asnawi Mangkualam Bahar, Arkhan Fikri, Achmad Maulana, Pratama Arhan; Rayhan Hannan, Marselino Ferdinan, Rafael Struick
Pelatih: Shin Tae-yong
Filipina (4-3-3):
Patrick Deyto; Paul Tabinas, Santos Aguinaldo, Adrian Ugelvik, Michael Kempter; Sison Reyes, Scott Philip, Lefroy Bailey; Alex Monis, Javier Mariona, Bjorn Kristensen
Pelatih: Alberto Capellas
Baca berita seputar game di Web9Academy
Artikel Timnas Gagal Temani Vietnam ke SemiFinal pertama kali tampil pada BILIK BOLA.
]]>Artikel Piala AFF 2024 Jadi FIFA A Match, Ranking Indonesia Meningkat pertama kali tampil pada BILIK BOLA.
]]>BILIKBOLA – Piala AFF 2024 secara resmi menaikkan peringkat Timnas Indonesia menjadi FIFA A Match, sehingga peringkatnya berpotensi naik
Timnas Indonesia memiliki peluang untuk memperbaiki posisinya di ranking FIFA.
Perlu di catat Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa FIFA kini mengkategorikan Piala AFF 2024 sebagai FIFA A Match.
Piala AFF 2024 akan berlangsung dari 8 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025, melibatkan sepuluh tim dari negara-negara anggota ASEAN
Pada Kejuaraan ini merupakan edisi ke-15 dari turnamen yang sebelumnya disebut AFF Championship.
Maka Panitia menjadwalkan ulang turnamen ini untuk menghindari bentrokan dengan kompetisi klub di tingkat benua.
Juga untuk Format turnamen ini akan mengikuti pola yang sama seperti pada edisi 2018 dan 2022,
di mana tim-tim akan dibagi menjadi dua grup yang masing-masing terdiri dari lima tim, dengan sistem round-robin.
Pihak penyelenggara telah melakukan pengundian grup untuk turnamen ini, dan mereka menjadwalkan pertandingan pembuka mulai pada 8 Desember
Pengundian grup untuk turnamen ini telah dilakukan, dan pertandingan pembuka dijadwalkan mulai pada 8 Desember.
Dengan pengakuan FIFA terhadap turnamen ini sebagai pertandingan ‘A’,
Pada Piala AFF 2024 akan mempengaruhi peringkat internasional para pemain yang berpartisipasi
Maka menjadi momen penting bagi perkembangan sepak bola di Asia Tenggara, di mana turnamen ini selalu menarik perhatian besar dari para penggemar.
Pertandingan yang dikategorikan sebagai ‘A Match’ akan memberikan poin kepada tim berdasarkan hasil yang mereka capai
Semakin banyak kemenangan dalam pertandingan ‘A’, semakin banyak poin yang bisa dikumpulkan, yang dapat berpotensi meningkatkan peringkat FIFA tim tersebut.
Sebagai contoh, Piala AFF 2024 dapat memberikan tambahan poin yang signifikan bagi tim-tim yang meraih kemenangan
Timnas yang berhasil meraih hasil positif dalam pertandingan ‘A’ akan meningkatkan peringkat FIFA mereka.
Misalnya, setelah meraih kemenangan dalam pertandingan kualifikasi, Timnas Indonesia berhasil meningkatkan posisinya ke peringkat 125 dunia
Maka menegaskan bahwa hasil di pertandingan resmi sangat berpengaruh terhadap posisi mereka dalam ranking FIFA.
Pemain juga akan merasa lebih termotivasi untuk meraih prestasi karena hasilnya akan tercermin dalam peringkat FIFA mereka,
yang merupakan indikator penting dari kemajuan sepak bola di negara mereka.
Pada matchday pertama Grup B Piala AFF 2024, Timnas Indonesia akan menghadapi tuan rumah Myanmar di Thuwunna Stadium, Yangon, pada 9 Desember 2024.
Timnas Indonesia akan menggunakan Stadion Manahan di Solo sebagai markas untuk dua pertandingan kandang di Piala AFF 2024.
Setelah itu Garuda akan menjamu Laos pada 12 Desember 2024 dan Filipina pada 21 Desember 2024.
Di antara dua laga kandang tersebut, Indonesia akan bertanding melawan Vietnam, yang dianggap sebagai salah satu favorit utama di Grup B.
Berikut adalah kalimat yang telah diubah untuk menghindari pelanggaran hak cipta:
Di bawah ini adalah daftar pemain Timnas Indonesia yang dibawa oleh Shin Tae-yong untuk Piala AFF 2024:
9 Desember 2024
12 Desember 2024
15 Desember 2024
18 Desember 2024
21 Desember 2024
Baca juga berita seputar games di web9academy
Artikel Piala AFF 2024 Jadi FIFA A Match, Ranking Indonesia Meningkat pertama kali tampil pada BILIK BOLA.
]]>